You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pedestrian di Tanah Sereal Marak Bangunan Liar
photo Doc - Beritajakarta.id

Pedestrian di Tanah Sereal Marak Bangunan Liar

Pedestrian di Jalan Tanah Sereal Raya, tepatnya di bantaran Kali Krukut, Kelurahan Tanah Sereal, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat marak bangunan liar. Selain menjadi kumuh, keberadaan bangunan tersebut menyebabkan jalan menyempit dan macet.

Warung dan bengkel atau bangunan liar tersebut akan dibongkar. Kami sudah diberikan surat peringatan dan tinggal surat perintah bongkar dari tingkat kota

Kusuma (52) warga RW 02, Kelurahan Tanah Sereal mengatakan, bahwa banyaknya bangunan yang dijadikan warung makanan, kios rokok dan bengkel di sepanjang Jalan Tanah Sereal Raya, Tanah Sereal X, Tanah Sereal XIII dan Jalan Songsi membuat jalan menjadi sempit.

Menurut Kusuma, keberadaan bangunan di atas pedestrian tersebut sudah berlangsung lama dan sudah sering ditertibkan. Namun, hal itu tidak membuat pedagang jera.

68 Kios di Jl Batu Ceper Dibongkar Sendiri Pemiliknya

“Makanya karena banyaknya bangunan liar yang dijadikan sebagai tempat usaha pada titik-titik jalan tersebut membuat jadi kumuh, jalan juga jadi sempit hingga rawan macet," keluh Kusuma, Selasa (5/5).

Lurah Tanah Sereal, Khambali Kholid menuturkan, bangunan di lokasi tersebut nantinya akan dibongkar dan ditertibkan. Sebab, Kali Krukut masuk dalam program Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI) yang akan dikeruk dan dipasang sheet pile.

Warung dan bengkel atau bangunan liar tersebut akan dibongkar. Kami sudah diberikan surat peringatan dan tinggal surat perintah bongkar dari tingkat kota,” tegas Khambali.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1179 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1154 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye938 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye920 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye841 personBudhi Firmansyah Surapati